K - Pe,,,,,,
K - Pe,,,,,,,,,,,,,@ P4TK MATEMATIKA YOGYAKARTA
PUSAT PENGEMBANGAN DAN PEMBERDAYAAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN MATEMATIKA
Smangat!!!!!
catatan harian pilihan ^_^, ada 4, yaitu :
1). Waktu Malam ( di 1/3 malam )
>> Turun rahmat Alloh ke dunia, sehingga sampai pada 1/3 malam.
Di waktu ini, perbanyaklah dzikir, khusyu’kan qiyamullail, sebenar – benar penghambaan kepada – Nya, memohon ampun, menangis, bersujud, bermunajat, mengadu, dan sebagainya.
( Q.S. Az-Zumar : 9, Q.S. Adz-Dzariyat : 17-18, Q.S. Al Muzzammil : (1-4 ),&20, Q.S. Ali Imran : 17, Q.S. Al Isra’ : 79, q.S. Al Furqan : 64, Al Insan : 26 )
2). Selepas Sholat Subuh Sampai Terbit Matahari
>> Jangan sampai melewatkan waktu ini dengan hal kurang bermanfaat. Misalnya, lebih memilih tidur setelah sholat subuh dari pada membaca Al Qur’an. Ini sudah menjadi masalah yang tidak asing lagi bagi umat islam, khususnya saya juga sering melakukannya. Sebenarnya jika ditelusuri dan dipahami lebih dalam, sungguhlah waktu itu adalah waktu yang sangat tepat untuk bermuhasabah, tafakur, dan mentadaburi Al Qur’an. Bersyukur atas karunia nikmat yang tiada tara dari – Nya sehingga kita masih bisa bangun dari kematian yang sementara dan masih diberi kesempatan untuk menikmati indahnya pagi nan cerah dan penuh tantangan bagi para pencinta kebenaran.
3). Sebelum Tenggelam Matahari
>> Memperbanyak bertasbih di setiap waktu baik siang maupun malam, dan bersabar seperti yang disebutkan dalam Q.S. Thaha : 130.
Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, dan bertasbihlah dengan memuji tuhan – mu, sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan bertasbih pulalah pada waktu – waktu di malam hari dan pada waktu – waktu di siang hari, supaya kamu merasa senang.( Q.S. Thaha : 130 )
4). Antara Maghrib dan Isya’
>> Jarak waktu sholat antar maghrib dan isya’ sangatlah sempit. Namun, jarang sekali yang bisa memnafaatkannya dengan baik. Waktu yang sangatlah pendek itu, alangkah baiknya kita isi dengan memperbanayk bacaan Al Qur’an. Sebagian besar umat islam melewati waktu itu hanya untuk melihat televisi. Bahkan saat sholat maghrib pun terkesan tergesa – gesa karena banyak sinetron yang bagus itu sengaja di setting saat waktu sholat, menjelang, dan sampai habis waktu sholat. Sehingga, banyak sekali yang rela meninggalkan sholat hanaya karena tv. Seperti pada saat pertandingan sepakbola Indonesia kemaren, apakah pemain dari Indonesia istirahat untuk sholat dulu di sela – sela peristirahatan ???. Ataukah jangan – jangan Indonesia kalah gara – gara pemain maupun penonton dan pendukungnya ga sholat ???.
Wallohu a’ lam bish–showwab.
Alloh sudah memberi keutamaan di waktu – waktu yang istimewa yang jarang sekali orang bisa melakukannya. Yang pertama, di 1/3 malam. Jika kita terlewatkan di waktu itu, Alloh masih memberi kesempatan di yang ke-2, yaitu selepas sholat subuh sampai matahari terbit. Dan apabila kita masih tidak bisa, masih ada yang ke-3, yaitu sebelum tenggelam matahari. Dan yang terakhir yaitu antara maghrib dan isya’. Apabila kita terlewatkan semua waktu itu, maka sungguh kita termasuk orang – orang yang merugi.
Muhammad Ibn Ka’ab al - Qiradhy menceritakan : Seorang lelaki mengadu kepada Nabi Sulaiman a.s. " Ya Nabi Alloh, seorang tetanggaku telah mencuri angsaku, " ujarnya. Lalu, Nabi Sulaiman a.s. pun menyeru, " Wahai orang - orang, marilah kita sholat berjamaah ! " Seusai sholat, Nabi Sulaiman menyampaikan khutbah kepada mereka. Kemudian, di tengah - tengah khutbahnya itu ia berkata " Salah seorang di antara kalian telah mencuri angsa tetangganya dan kemudian masuk ke masjid ini dengan bulu angsa itu di atas kepalanya! Suntak, seorang lelaki langsung mengusap kepalanya. Begitu melihatnya, Sulaiman a.s. berkata, " Tangkap dia, dialah teman kalian yang mencuri itu! " << HumoR Ke - 1 >>

Album : Penghambaanku
Karna diri ini trus merasa
Bagai tanah lumpur yang bernoda
Tiada bersih hanya penuh cela
Dibanyak waktu aku tersadar
Hanya dosa dan dosa terhampar
Meski tetes air mataku mengurai
Tak akan mampu dosa terlerai
Ya Allah hanya Engkau yang bisa
Ampuni hamba tunjukan cahaya
Ya Allah Engkau satu yang mampu
PertolonganMu selamatkan aku
Tiada daya aku tuk melangkah
Bertemu denganMu pun aku tak kuasa
Tapi kepada siapa lagi ku memohon
Selain kepadaMu
Dibanyak hari aku mencoba
Sebut nama untuk mengingatkan
Agar tak mengulang salah-salah yang sama
Salah yang slalu berakhir penyesalan
Memang Penghambaanku belumlah sempurna
Sgala nilai ibadah masih terpatri duniawi
Segala nilai amalan masih terbetik pujian
Ya Allah tetapkan imanku untuk terus dijalanMu
Tiada daya aku tuk melangkah
Bertemu denganMu pun aku tak kuasa
Tapi kepada siapa lagi ku memohon
Selain kepadaMu, kembali aku