Ia begitu dekat, begitu cepat…. Membawa berkah, ampunan, dan rahmat Tahukah kau saat itu pahala kita kan berlipat ? Ya, Khan dihitung nanti di akhirat Apakah kau sudah siap ? Sebulan sebelumnya sebagai warming – up Karena itu sebagai tahap Agar saat ia tiba nanti kau sudah mantap Ya Rabb…. Pertemukanlah kami dengannya Beri kesempatan kepada kami Tuk perbaiki diri Agar lebih baik lagi Ya Rabb…. Sesungguhnya bulan itu adalah semulia – mulia bulan disisi – Mu Hari – harinya sebaik – baik hari Malam – malamnya sebaik – baik malam Waktu – waktunya sebaik – baik waktu Ya Rabb…. Di saat itu…. Engkau khan menjawab jika kita memanggil Menyambut jika kita menyeru Memberi jika kita meminta Mengabulkan jika kita memohon Ya Rabb…. Sungguh ku ingin berjumpa dengan malam yang istimewa itu Malam sebaik 1000 bulan Lailatul Qadar Subhanalloh…. oOoHHH…Bulan Ramadhan…. Kunanti sapaanmu…. Umat islam yang baik adalah yang menyapanya lebih dahulu sebelum disapa. Lalu, apa yang bisa kita lakukan untuk menyapanya???. Dengan memperbanyak puasa sunnah, membaca Al Qur’an, qiyamullail, menyiapkan hati dan jiwa, bertaubat kepada Alloh, menyesali segala perbuatan yang melanggar perintah – Nya, bertekad untuk konsisten, taat kepada -Nya, dan mulai untuk memperbaiki diri itu pasti. Tetep smangat!!!! Yakin dan optimis selalu…. Note : Sesungguhnya pabila ada orang yang tidak disapanya, bukan Ramadhannya yang tidak mau menyapa, tapi manusianya yang enggan disapa.
Yang ini, ga ragu lagi…
Wah…….beneran mau pisah dari kampus mipa utara. Ga jadi pisah dari MIPA tapi tetep pisah dari mipa utara. Lab. Ilkomp. dah pindah ke milan semua…makin jauh…………( dari tempat hidup
)
Tapi, tetep smangat!!! makin jauh tempat kuliah bukan berarti makin jauh dari ilmu. Iya to???
hehehe….