Dapatkan buku gratisan dari prou
Catatan : Angket diisi dan dikirimkan ke alamat Pro-U dalam bentuk Hardcopy ya…
Kelompok Penerbit Buku-buku Islami Pro- U Media yang terdiri dari Qish-U, Pro- U, ProYou, BookMagz, dan Uswah menyebarkan lembar angket yang berhadiah satu paket buku senilai Rp 400.000,- Isi dan kirimkan HANYA melalui Post ke : Pro-U Media Jalan Jogokaryan 35, Yogyakarta 55143 Selamat Mengisi…
Lembar Angket Pro-U Media
1. Dari mana aja Kamu tahu buku-buku terbitan kelompok Pro-U Media ? a) Iklan b) Bazar/Pameran c) Bedah Buku d) Lain-lain………………
2. Dari mana aja Kamu dapetin buku- buku terbitan kelompok Pro-U Media? a. Toko Buku d. Diberi / Hadiah g. Lain-lain…………………… b. Lapak-lapak/Kaki lima e. Internet c. Meminjam f. Pameran
3. Seberapa mudah Kamu dapetin buku- buku terbitan kelompok Pro-U Media di kotamu? a) Mudah b) Sedang c) Sulit
4. Menurut pendapatmu, Apa yang paling membuatmu tertarik dengan buku-buku terbitan kelompok Pro-U Media ? a. Kualitas isi c. Kemasan/desain b. Penulis d. Lain- lain………………………………….
5. Menurut pendapatmu, gimana dengan kemasan & desain sampul buku-buku Pro- U ? a. Sangat menarik c. Biasa b. Menarik d. Kurang menarik
6. Jenis buku Apa aja yang paling Kamu sukai ? a. Dakwah d. Buku- majalah (BookMagz) b. Motivasi e. Fiksi ( Novel dll) c. Panduan untuk remaja f. Lain-lain……………………………………
7. Dari buku-buku terbitan Pro-U, judul buku apa aja yang paling Kamu sukai ? Judulnya : ……………………………………………………………………………………. Alasan : …………………. ……………………………………………………………………
8. Dari buku-buku terbitan Pro-U, Judul buku apa aja yang pernah Kamu baca ? a. ………………………………………………………………. b. ……………………………………………………………… c. ……………………………………………………………… d. ………………………………………………………………
9. Diantara para penulis buku-buku Pro- U, siapakah yang menurut Kamu paling berkesan dalam tulisannya dan memberi inspirasi baru bagi kehidupan Kamu ? Mengapa ? ……………………………………………………………………………………………………… ……………………………………………………………………………………………………… …………………
10. Buku-buku apa aja yang Kamu sukai dari penerbit lain (selain kelompok penerbit Pro-u Media? a) ……………………………………………………………………. b) ……………………………………………………………………. c) …………………………………………………………………….
11. Apa komentar, saran, kritik, masukan & harapan Saudara buat Pro-U Media ?
a) Kritik/saran…………………….. …………………………………………………….
b) Harapan………………………………………………………………………………
Biodata Kamu Nama : …………………………………………………..……… Alamat : ………………………………………………………….. HP : ………………………………………………….. ……… E-mail : ……………………………………………….………….
Bagi lima orang pemberi komentar paling menarik dan konstruktif, akan mendapatkan hadiah berupa satu paket buku senilai Rp 400.000,- sekalian ikutan sayembaranya ya? Sayembara Resensi Buku Kelompok PRO-U Media Pro-U Media mengadakan sayembara resensi buku. Sayembara ini berlaku untuk umum ( SLTP, SLTA, Mahasiswa dan Umum )
Ketentuan Lomba :
1. Resensi yang kamu kirim adalah hasil karyamu sendiri…!! bukan saduran, jiplakan atau kutipan apalagi potokopian…(waah kalo poto kopian bakal langsung ditolak tuh)
2. Panjang resensi adalah 2 (dua) halaman A-4, 1,5 spasi, font Arial 12. (jangan ditulis tangan… khawatirnya nggak kebaca he..he..)
3. Dikirim melalui Post (tidak menerima pengiriman lewat Fax atau e- mail) apalagi sms… :-p ( ya..iyalah..boros pulsa gitu loh.. )
4. Buku-buku yang diresensi adalah sbb : (boleh satu buku, beberapa buku atau semuanya gpp) a. Kategori SLTP/SLTA/S-1 (Terbitan BookMagz Pro-U Media) “Change Now” karya Rahman Hanifan “Bikin Belajar Selezat Coklat” karya fatan fantastic “Let’s Go!” karya Fadlan Al Ikhwani b. Kategori Umum (Terbitan Uswah Pro-U Media) “Melacak Kekafiran Berfikir” karya Drs.Muhammad Thalib “Menuju Surgamu” Karya Ibnu Qudamah Al Maqdisi “Fiqih Pergerakan” Karya Sayyid Quthb c. Katgori Umum (Terbitan Pro-U Media) “Buktikan Cintamu” Karya M. Nazhif Masykur “Berani Mengambil Keputusan” Karya Evi Ni’matuzzakiyah “Gue Never Die” Karya Salim A.Fillah
5. Bagi yang pernah merensensi buku-buku di atas dan pernah dimuat di media cetak atau internet akan menjadi nilai plus ( Tentu dengan melampirkan fotokopi resensi di media cetaknya ya..) so..buruaaan masukin tulisan ke koran….dll…
6. Sayembara ini berakhir pada tanggal 31 desember 2007 .
Naskah dikirim ke alamat : PRO-U Media d.a. Jln. Jogokariyan 35, Yogyakarta 55143
Hadiah bagi pemenang sayembara tiap kategori : 1. Juara 1 : uang tunai senilai Rp 500.000,- dan satu paket buku senilai Rp 400.000,00 2. Juara 2 : uang tunai senilai Rp 300.000,- dan satu paket buku senilai Rp 300.000,00
Brothers
http://agusw.cjb.net
Indahnya pabila kau tahu
Allah tiada akan membiarkanmu
Meskipun di hatimu tiada menginsafi
Dikau disayangi-Nya dikau milik-Nya
Kalimah-Nya imanmu
Hidayah harapanmu
Dikau musafir dalam kehidupan
Kerna itu kau perlukan
Bantuan-Nya dan jua hidayah-Nya
Nikmat dicurahkan-Nya untukmu
Meskipun dirimu tiada bersyukur
Tiada kau takuti siksa api neraka ?
Yang bakal menimpa mereka yang derhaka
Pintalah selalu pengampunan-Nya
Pohon dari-Nya hidayah dan cinta-Nya
Pasti kau kan bahagia
Bahagia selamanya

Refresh….
Refresh……
Refresh…..
>> (Cerita di sebuah pasar)
Keadaan pasar yang ramai, di sisi kanan dan kiri jalan pun penuh dengan pedagang. Tak ketinggalan pedagang kambing. Ada seorang kakek bersamaan dengan seekor kambingnya yang akan dijual. hingga akhirnya ketemulah dengan seorang pedagang kambing di sisi kanan jalan. Kakek tersebut menawarkan kambingnya, dan dengan cepat harga telah disepakati, yaitu sebesar 300 ribu. Namun, keadaan kakek tersebut yang kurang sehat (matanya agak susah untuk melihat dan membedakan warna), didukung oleh kekurangtahuan mengenai jumlah uang dan model - model uang kertas yang baru, tampaknya dimanfaatkan oleh pedagang kambing tersebut. kakek pun bertanya, nak, ini berapa jumlah uangnya?. 300 ribu kek, ada 6 lembar 50 ribuan, jawab pedagang. kakek pun dengan senang hati menerimanya dan segera menyerahkan kambingnya. beberapa menit kemudian, kakek berkeinginan untuk membelanjakan uangnya di sebuah toko sembako. Setelah memilih beras dan bahan pangan yang lain, kakek langsung membayarnya. Namun kaget bukan kepalang, bingung, panik, setelah pelayan toko tersebut memberi tahu kalau uang yang dibawa kakek tersebut adalah uang seribuan. Astaghfirulloh….. kakek tersebut segera beranjak kembali dari toko sembako menuju ke tempat transaksi penjualan kambingnya. Tak ada tanda - tanda kemunculan pedagang tersebut, dan setelah ditanya orang - orang sekelilingnya tak ada seorang pun yang mengenal pedagang itu sebelumnya. Kakek tersebut sedih……..tidak tahu apa yang harus dilakukan, begitu juga setelah pulang nantinya. Padahal istrinya menunggu di rumah dengan penuh harapan, harapan akan mendapatkan uang, harapan akan punya persediaan sembako untuk bertahan hidup di hari - hari berikutnya. Kakek pasrah, melapor pun tak ada gunanya lagi. Ia pulang dengan tangan kosong karena uang 6 lembar seribuan yang ia dapatkan dari penjualan telah habis untuk ongkos naik bus pulang ke rumah.
Panduan Praktis bagi Aktivis dan Orang – orang Sibuk agar dapat Memenuhi Berbagai Tugas dan Tanggung Jawabnya
Penulis : Satria Hadi Lubis, MM., MBA
Penerbit : Kreasi Cerdas Utama
Buku ini memberikan panduan pada kita bagaimana cara mencapai sukses yang kita idam – idamkan dengan cara mengelola waktu kita dengan lebih baik lagi. Di dalamnya disajikan beberapa tahapan untuk mengatur waktu dengan metode Breaking The Time. Tahapan tersebut adalah :
Tahapan I
Membuat Misi
“Bagianmu yang sesungguhnya dari dunia ini ialah yang memberimu kemuliaan diri”
(Ali bin Abu Thalib)
Mengendalikan waktu dengan metode Breaking The Time dimulai dari membuat misi. Sebab misi menjawab pertanyaan yang paling mendasar dari keberadaan kita di dunia. Siapa sebebnarnya kita? Dan apa maksud keberadaan kita di dunia?. Setiap orang pasti punya jawaban yang berbeda – beda. Namun sadar atau tidak, jawaban tersebut mencerminkan misi hidup kita. Misi adalah kristalisasi nilai, azas hidup, intisasi nilai, dan dasar kepribadian. Ada dua macam misi, yaitu misi hidup positif dan misi hidup negatif.
Ciri misi: luhur, fleksibel, menarik,spiritual, jelas, dan singkat. Cara membuat misi adalah :
Langkah I : Menjawab enam unsur misi :
1. Siapa saya?
2. Mengapa saya ada?
3. Apa keunggulan/ Kelebihan yang saya miliki?
4. Untuk siapa saya bekerja?
5. Apa hasil/ produk dari pekerjaan saya?
6. Dimana saya mengerjakannya?(opsional)
Langkah II: Menggabungkan jawaban pertanyaan tentang misi menjadi satu atau beberapa kalimat.
Tahapan II
Menentukan Peran
“Barang siapa yang naik panggung tanpa persiapan, maka ia akan turun dengan kehinaan” (Shakespeare)
Misi hidup tak ada gunanya jika tidak ada penerapan dalam kehidupan sehari – hari. Peran adalah posisi atau kedudukan di mana seseorang diharapkan melakukan perilaku tertentu. Ada peran yang utama, ada pula peran pembantu. Orang yang tidak seimbang dalam memenuhi semua perannya kemungkinan besar akan mengalami kegagalan dan kekecewaan hidup.
Keseimbangan antar peran & Menciptakan sinergi antar peran : Peran merupakan bagian dari suatu keseluruhan yang amat saling terkait, di mana masing – masing peran merupakan satu kesatuan yang saling mempengaruhi. Sebagaimana dikatakan oleh Gandhi, “Orang tidak dapat melakukan sesuatu yang benar dalam sqtu bidang kehidupan sementara dia sibuk melakukan kesalahan di bidang lain. Kehidupan adalah satu keseluruhan yang tak terbagi”.
Keseimbangan berarti bahwa semua bagian beroperasi secara bersama - sama secara sinergis dalam suatu keseluruhan yang amat saling terkait.
Langkah Aplikatif untuk menentukan peran :
Langkah I : Menginventarisir Peran (mendata peran)
Langkah II : Menyeleksi Peran (menyisihkan peran yang tidak sesuai atau mengumpulkan peran – peran yang sejenis).
Tahapan III
Membuat Visi Peran
“Visi membuat kita bergairah dengan pemahaman akan sumbangan khas yang dapat kita buat” (Stephen R. Covey)
Visi ibarat mimpi karena kita membayangkan sesuatu yang masih bersifat harapan. Visi adalah kemampuan untuk melihat apa yang saat ini belum terwujud. Kita akan bergairah mencapai visi kita, jika visi sesuai dengan misi hidup kita. Pada suatu saat visi berubah menjadi motivator yang begitu kuat, yang pada gilirannya menjadi “pembakar” semangat kita.
Ciri Visi : terukur, fleksibel, terjangkau, menarik, jelas, Singkat.
Cara membuat visi peran :
Langkah I : Menciptakan visi besar
Langkah II : Menciptakan visi peran kita
Langkah III : Letakkan di tempat yang mudah dilihat atau mudah dibawa – bawa.
Tahapan IV
Membuat rencana Pekanan
“Waktu adalah kehidupan” (Hasan Al Banna)
Tiba saatnya untuk merealisasikan apa telah dibuat. Pada tahapan ini, kita akan mendapatkan manfaat tentang bagaimana caranya menjabarkan visi peran dalam rencana pekanan, yang merupakan sasaran menengah. Sebelumnya, harus diketahui terlebih dahulu sifat waktu: waktu tidak dapat diganti, waktu adalah melenakan, dan waktu adalah momen. Akan menimbulkan dampak pengaturan waktu yang buruk jika kita tidak mampu menyesuaikan antara waktu dengan misi dan visi peran kita. Oleh karena itu, diperlukan matrik manajemen waktu untuk mempermudah pembuatan rencana pekanan.
Tahapan V
Membuat rencana Harian
Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia celaka. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia merugi. Dan barang siapa yang ahri ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ia beruntung”. (Al – Hadits)
”Salah satu hal yang paling tragis yang saya ketahui mengenai sifat manusia adalah bahwa kita semua cenderung menyia – nyiakan waktu sepanjang kehidupan ini. Kita seringkali hanyut memimpikan taman bunga mawar surgawi di atas cakrawala sana, dan bukannya menikmati keindahan bunga mawar yang sedang berkembang di luar jendela kamar pada pagi hari ini”.(Dale Carnegie).
“Apabila Anda ingin membuat pekerjaan yang ringan menjadi pekerjaan yang nampak berat, tunda saja pelaksanaan pekerjaan itu”. (Ohlin Miller)
Setelah kita mengisi lembar waktu pekanan, maka kita perlu membuat rencana harian. Rencana harian adalah pencapaian dari hari ke hari visi peran kita. Ia merupakan langkah – langkah kecil tanpa penundaan menuju terwujudnya misi dan visi besar kita.