“ Breaking The Time ”
November 2, 2007

         Panduan Praktis bagi Aktivis dan Orang – orang Sibuk agar dapat Memenuhi Berbagai Tugas dan Tanggung Jawabnya

Penulis :  Satria Hadi Lubis, MM., MBA

Penerbit            :  Kreasi Cerdas Utama

Buku ini memberikan panduan pada kita bagaimana cara mencapai sukses yang kita idam – idamkan dengan cara mengelola waktu kita dengan lebih baik lagi. Di dalamnya disajikan beberapa tahapan untuk mengatur waktu dengan metode Breaking The Time. Tahapan tersebut adalah :

Tahapan I

Membuat Misi

“Bagianmu yang sesungguhnya dari dunia ini ialah yang memberimu kemuliaan diri”

(Ali bin Abu Thalib)

Mengendalikan waktu dengan metode Breaking The Time dimulai dari membuat misi. Sebab misi menjawab pertanyaan yang paling mendasar dari keberadaan kita di dunia. Siapa sebebnarnya kita? Dan apa maksud keberadaan kita di dunia?. Setiap orang pasti punya jawaban yang berbeda – beda. Namun sadar atau tidak, jawaban tersebut mencerminkan misi hidup kita. Misi adalah kristalisasi nilai, azas hidup, intisasi nilai, dan dasar kepribadian. Ada dua macam misi, yaitu misi hidup positif dan misi hidup negatif.

Ciri misi: luhur, fleksibel, menarik,spiritual, jelas, dan singkat. Cara membuat misi adalah :

Langkah I  : Menjawab enam unsur misi :

1. Siapa saya?

2. Mengapa saya ada?

3. Apa keunggulan/ Kelebihan yang saya miliki?

4. Untuk siapa saya bekerja?

5. Apa hasil/ produk dari pekerjaan saya?

6. Dimana saya mengerjakannya?(opsional)

Langkah II: Menggabungkan jawaban pertanyaan tentang misi menjadi satu atau beberapa kalimat.

Tahapan II

Menentukan Peran

“Barang siapa yang naik panggung tanpa persiapan, maka ia akan turun dengan kehinaan” (Shakespeare)

Misi hidup tak ada gunanya jika tidak ada penerapan dalam kehidupan sehari – hari. Peran adalah posisi atau kedudukan di mana seseorang diharapkan melakukan perilaku tertentu. Ada peran yang utama, ada pula peran pembantu. Orang yang tidak seimbang dalam memenuhi semua perannya kemungkinan besar akan mengalami kegagalan dan kekecewaan hidup.

Keseimbangan antar peran & Menciptakan sinergi antar peran : Peran merupakan bagian dari suatu keseluruhan yang amat saling terkait, di mana masing – masing peran merupakan satu kesatuan yang saling mempengaruhi. Sebagaimana dikatakan oleh Gandhi, “Orang tidak dapat melakukan sesuatu yang benar dalam sqtu bidang kehidupan sementara dia sibuk melakukan kesalahan di bidang lain. Kehidupan adalah satu keseluruhan yang tak terbagi”.

Keseimbangan berarti bahwa semua bagian beroperasi secara bersama - sama secara sinergis dalam suatu keseluruhan yang amat saling terkait.

Langkah Aplikatif untuk menentukan peran :

Langkah I       :  Menginventarisir Peran (mendata peran)

Langkah II :  Menyeleksi Peran (menyisihkan peran yang tidak sesuai atau mengumpulkan peran – peran yang sejenis).

Tahapan III

Membuat Visi Peran

“Visi membuat kita bergairah dengan pemahaman akan sumbangan khas yang dapat kita buat” (Stephen R. Covey)

Visi ibarat mimpi karena kita membayangkan sesuatu yang masih bersifat harapan. Visi adalah kemampuan untuk melihat apa yang saat ini belum terwujud. Kita akan bergairah mencapai visi kita, jika visi sesuai dengan misi hidup kita. Pada suatu saat visi berubah menjadi motivator yang begitu kuat, yang pada gilirannya menjadi “pembakar” semangat kita.

            Ciri Visi : terukur, fleksibel, terjangkau, menarik, jelas, Singkat.

            Cara membuat visi peran :

            Langkah I       : Menciptakan visi besar

            Langkah II     : Menciptakan visi peran kita

Langkah III    : Letakkan di tempat yang mudah dilihat atau mudah dibawa – bawa.

Tahapan IV

Membuat rencana Pekanan

“Waktu adalah kehidupan” (Hasan Al Banna)

Tiba saatnya untuk merealisasikan apa telah dibuat. Pada tahapan ini, kita akan mendapatkan manfaat tentang bagaimana caranya menjabarkan visi peran dalam rencana pekanan, yang merupakan sasaran menengah. Sebelumnya, harus diketahui terlebih dahulu sifat waktu: waktu tidak dapat diganti, waktu adalah melenakan, dan waktu adalah momen. Akan menimbulkan dampak pengaturan waktu yang buruk jika kita tidak mampu menyesuaikan antara waktu dengan misi dan visi peran kita. Oleh karena itu, diperlukan matrik manajemen waktu untuk mempermudah pembuatan rencana pekanan.

Tahapan V

Membuat rencana Harian

Barang siapa yang hari ini lebih buruk dari hari kemarin, maka ia celaka. Barang siapa yang hari ini sama dengan hari kemarin, maka ia merugi. Dan barang siapa yang ahri ini lebih baik daripada hari kemarin, maka ia beruntung”. (Al – Hadits)

”Salah satu hal yang paling tragis yang saya ketahui mengenai sifat manusia adalah bahwa kita semua cenderung menyia – nyiakan waktu sepanjang kehidupan ini. Kita seringkali hanyut memimpikan taman bunga mawar surgawi di atas cakrawala sana, dan bukannya menikmati keindahan bunga mawar yang sedang berkembang di luar jendela kamar pada pagi hari ini”.(Dale Carnegie).

“Apabila Anda ingin membuat pekerjaan yang ringan menjadi pekerjaan yang nampak berat, tunda saja pelaksanaan pekerjaan itu”. (Ohlin Miller)

Setelah kita mengisi lembar waktu pekanan, maka kita perlu membuat rencana harian. Rencana harian adalah pencapaian dari hari ke hari visi peran kita. Ia merupakan langkah – langkah kecil tanpa penundaan menuju terwujudnya misi dan visi besar kita.

 

 

Posted in BeDah BuKu |


5 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://jasmiati.blogsome.com/2007/11/02/p36/trackback/

  1. buku bagus, sudah punya misi ?

    Comment by brother — November 2, 2007 @ 252.pm

  2. alhamdulillah…sudah ^_^. hidup tanpa misi seperti berjalan tanpa tujuan…

    Comment by atik — November 3, 2007 @ 1211.am

  3. yup bener Ukh, jangan sampai waktu kita terbuang sia-sia tanpa ada sesuatu yang jelas dalam menjalaninya.

    Comment by greenleaves — November 3, 2007 @ 308.am

  4. thanks for sharing ^_^

    Comment by yanti — November 11, 2007 @ 844.am

  5. bukunya bagus hanya saya mau memnjaloin kerja sama dg penerbitnya.menghubungi siapa saya? saya baru buka toko buku di daerah depok. makasih

    Comment by rommy — May 18, 2009 @ 743.am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.