kami belum bisa
December 27, 2007

        Sedih…benar - benar sedih. Dia teman kami, saudara seiman. Saya sangat berharap sebelumnya, apabila temen - temen baca tulisan ini, temen - temen bisa kasih kami solusi, atau trik - trik, OK!!!.

        Langsung aja ya. Inilah problematika prodi kami. Mahasiswanya susah diajakin ibadah (sholat), terutama untuk putranya. Waktu kami belajar kelompok, kebetulan ada satu putra empat putri. Karena kelompoknya acak, jadi ya..seperti itu. Kami mengerjakan tugas deket banget sama mushola. Waktu nampaknya berjalan dengan cepat. Baru diskusi bentar dah sore ternyata, dan saatnya sholat maghrib tiba.

Kami : Yuk, sholat maghrib dulu

X : Entar aja ah di rumah

Kami : Loh!!emangnya rumahmu mana?

X : Deket kok, sekitar 30 menit dari sini

Kami : Tapi khan kita ngerjainnya sampai jam 19.00 WIB, masih banyak yang harus dikerjain je.

X : Ga papa…(jawabnya ringan)

Kami : Sholat dulu ya…khan tinggal 6 langkah lagi kita nyampe mushola

X : Enggak ah…

Kami : Aduh…ntar dosa lho….

X : Ga pa pa

Kami : Ntar kita coret lho…namamu

X : Janganlah….

Kami : Makanya, sholat dulu yuk…

X : Kalian sholat aja, aku yang di sini.

        Nampaknya ajakan kami tak mempan lagi. Diiming - imingin mau dikasih sesuatu, tetep ga mau. Ditakut- takutin dosa dan masuk neraka, tak mempan pula. Namanya akan dicoret dari anggota kelompok, agak takut sih dia, tapi tetep ga pengaruh je. Bingung…gimana ya caranya ???. Kejadian yang paling sering saya lihat adalah ketika waktu sholat tiba, namun dosen sudah menunggu di ruangan. Banyak yang lebih memilih masuk kuliah dulu baru sholat. Padahal bisa jadi kuliahnya molor dan sisa waktu untuk sholat sangat mepet. Apakah benar, sebagian mahasiswa lebih takut pada dosen ketimbang sama Alloh, Sang Pencipta?. Realitanya seperti itu. Banyak tugas nampaknya berpengaruh juga pada kedekatan pada Alloh. Saat adzan berkumandang, tak sedikit orang yang menomorduakan sholat. Sering, bahkan sangat sering seperti itu. Apalagi jurusan komputer. Saat ngerjain tugas pemrograman (yang IQnya biasa - biasa aja), biasanya agak kesulitan melanjutkan tugasnya setelah ditinggal beberapa saat (loading lagi maksudnya). Dan kalau udah hanyut di dunia maya apalagi. Adzan pun bisa jadi ga denger. Kok bisa ???ya, itulah tehnologi, bisa mengalahkan segalanya.



Al Qur’an

Al Qur’an Sumber Inspirasiku

Keren…keren…

Susunan katanya…

Tata bahasanya….

Kalimat - kalimatnya….

Maknanya….

Subhanalloh….bagus…..emoticon

Tak kan ada yang bisa menandingi

Selamanya….Al Qur’an akan selalu menjadi petunjuk dan pedoman kita



Do’akan Aku….
December 9, 2007

        Mengapa surga di telapak kaki ibu?. Mengapa Rasul menyuruh kita untuk memuliakan ibu, ibu, ibu. Tiga kali lipat dari pada menyebut ayah. Saudaraku, 9 bulan kita di dekapan rahim ibu. Berdiri berat, berjalan sulit, berbaring sakit. Lahir di dunia bersimbah darah, berkuah air mata dan keringat. Seakan hidup, hidup dan mati. Air susu ibu mengalir ke tubuh. Walaupun tubuh kita dikayat, diiris, tidak akan pernah bisa menyaingi pengorbanan apapun yang dilakukan. Oleh karena itu, saudaraku, martabat seseorang bisa diukur dari kesungguhan memuliakan orang tua terutama IBU. (Aa Gym)
IBU
The Fikr

Ibu betapa besar pengorbananmu
Ibu 9 bulan ku dirahimmu
Ibu kau pertaruhkan nyawa untukku
Ibu takkkan sanggup ku balas jasamu
Ibu entah berapa banyak dosaku
Ibu bila aku mendurhakaimu
Ibu betapa besar kasih sayangmu
Ibu ampunkanlah segala dosaku

Berapa banyak air susu yang mengalir di tubuhku
Betapa banyak do’a ibu yang terucap untuk diriku
Ibu surga ada ditelapak kakimu
Ibu Tuhan selalu melindungimu
Ibu betapa besar kasih sayangmu
Ibu ampunkanlah segala dosaku

Berapa banyak air susu yang mengalir di tubuhku
Betapa banyak do’a ibu yang terucap untukku
Ibu surga ada di telapak kakimu
Ibu Tuhan selalu melindungimu

>>Special for my parent :
     Ibu, bapak, anakmu yang paling kecil ini pengen ketemu. Do’a ibu dan bapak selalu ku nanti. Alhamdulillah aku baik – baik saja di sini, begitu juga dengan kakak. Aku berharap ibu dan bapak baik juga di sana. Oh ya, salam lucu untuk si anis (kucing kecil)…tunggu aku ya nis, mungkin Januari aku akan pulang ^_^. Hamasah !!!