BLORAku tertinggal….
June 12, 2008

 

       Ha? emoticon Innalillahi…ternyata angka buta aksara di Blora masih tinggi. Pagi kemarin aku mendengar berita di radio (MQ FM) ternyata Blora no. 34 dari 35 propinsi di Jateng yang urutan angka buta aksaranya masih tinggi. Sempat menggelitik kakak karena Agustus’07 lalu habis KKN dari sana. Kalau menurut kakak sih tempat KKNnya orang – orang tuanya semangat – semangat banget. Ya, hampir mirip orang Jepang. Begitupun semangat mereka untuk bekerja. Jadi ngajarnya ya malam hari karena siangnya mereka bekerja. Maklum nama desanya JEPANGrejo…emoticon.

       Beberapa milyar dana diturunkan dari pemerintah untuk mengentaskan buta aksara tersebut. Dulu semasa SMA aku sempat tahu ada semacam sekolah untuk orang – orang tua (yang masih buta aksara) di rumah pak dusun kayak kejar paket gitu. Jadi, sekolah itu selama 2 bulan dan seminggu masuk 3 hari. Kalu yang ini sekolahnya pagi sampai siang. Bagi yang ikut sekolah tersebut masing – masing orang dapat uang sekitar 60 ribu. Kok tahu? Yaiyalah, tetangga depan rumahku ikut e. Waktu main ke rumah tetangga, aku diminta ngajarin huruf – huruf. Kebetulan beliau baru pulang dari sekolahnya. Ternyata memang susah juga ya ngajarin orang tua. Yang masih teringat ngajarin huruf f, selalu aja bilangnya ngef. Yaudah, aku maklum karena lidah jawa soalnya sampai berkali –kali masih ngef terus. Seperti halnya orang – orang tua di sana kalau ngucapin huruf ’ain kebanyakan bilangnya ngain.

       Ada beberapa dari mereka yang memang sungguh – sungguh ingin bisa baca. Namun ada juga yang hanya ingin uangnya. Halah…untuk apa bisa baca, yang penting kerja nanti kan bisa dapat uang. Seperti itu juga masih banyak. Tapi kalau masalah uang kok mereka tahu ya?. Ini seribuan, 10 ribu, sampai 100 ribu tahu semua tu. Ada juga orang yang ga tahu nominal uang, seperti dipostinganku yang dah lama judulnya ” Sungguh teganya”.

       Ayo ayo…untuk teman – teman (terutama orang Blora), mana kontribusi kita? ^_^ Bagi yang mau KKN di Blora, semangat !!! emoticon Ga mau kan kalau Blora dibilang tertinggal…. .

Posted in Cerita Aja.. |


11 Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://jasmiati.blogsome.com/2008/06/12/p57/trackback/

  1. Di tmptku sptnya tdk ‘ngef’. Klo di sunda susah lg, tidak ada ‘ef’, tapi ‘ep’; bukan ‘ve’ tapi ‘pe’.

    Seperti pepatah kan, belajar di waktu muda seperti memahat di atas batu dan belajar di waktu tua seperti memahat di atas air. Belajar di waktu tua memang lebih sulit, namun bukan berarti setelah tua tidak belajar. Namun hendaknya menjadi motivasi untuk belajar dengan giat.

    Semoga Allah memberi barakah kepada para penuntut ilmu. Hanya dengan ilmu kebodohan akan dihapuskan.

    Btw, klo tulisan arab masih banyak yang buta tidak?

    Comment by arifromdhoni — June 13, 2008 @ 101.am

  2. Sedih mendengarnya. Memang masalah pendidikan, sebuah permasalahan klasik di negeri ini yang tak kunjung selesai, terlebih sudah terbentuk paradigma berfikir dari sebagian orang, bahwa tinggi rendahnya jenjang pendidikan tidak masalah, karena pada ujung-ujungnya adalah cari duit :( . Sungguh sayang potensi akal yang diberikan-Nya terus menerus dibiarkan bobo’…

    Semoga Allah SWT melindungi kita dari kelemahan, kemalasan dan merasa tiada berdaya untuk terus belajar dan menjadi lebih dan dewasa, baik secara jasmani dan rohani..

    Mohon maaf Mbak Atik, jika komennya ngelantur kemana-mana…

    Terima kasih atas kunjungannya. Semoga sehat selalu.

    Salam silaturrahim.

    Comment by Rozy — June 13, 2008 @ 711.am

  3. to arifromdhoni :
    iya..beda dikit yah…
    amiin….
    iya benar, lebih mudah ngajarin anak kecil :)
    hmm..kalau tulisan arab sih ga terlalu buta gitu sih, tapi artinya yang ga terlalu paham kebanyakan.

    ya…selangkah lebih maju…., insya Allah
    do’akan selalu ^_^

    to pak Rozy:
    ^_^
    salam silaturahmi juga pak rozy…
    amin…syukron ya dah berkunjung, alhamdulillah…
    pendidikan yang utama.
    kalau di blora itu menurut saya yang masih kurang itu motivasinya, dan kecintaan akan dunia masih membahana. Lagipula mereka pikir juga banyak sarjana yang diberitakan nganggur, dah kuliah lama, bukannya malah rugi?

    Comment by LoveAlloh_Atik — June 16, 2008 @ 328.am

  4. Di daerah saya, Aceh Singkil, tingkat buta aksara juga melangit. Mungkin dikarenakan akses pendidikan yang masih belum berkualitas dan merata. Semestinya Pemerintah berkaca!

    Begitukan? :D

    Comment by Alkifah — June 24, 2008 @ 211.am

  5. salam semangat

    bangkit negeriku
    harapan itu masih ada :)

    Comment by achoey sang khilaf — July 2, 2008 @ 433.am

  6. semua tak lepas dr kemiskinan rakyat, ironi memang ini terjadi di daerah Blora yang menjadi salah satu kabupaten penghasil minyak terbesar sejak jaman Belanda dan sekarang lebih hebat lagi dengan Blok Cepu-nya. Semua hanya suara yang besar tapi ga da manfaat utk warga Blora . Ada pepatah ANAK AYAM MATI DI LUMBUNG PADI . Kenapa dan mengapa terjadi ???? jawabnya singkat : Karena ini INDONESIA

    Comment by Anonymous — July 2, 2008 @ 501.pm

  7. Disini semua Bebas Berekspresi, Bebas Berpendapat, Bebas Menyuarakan Nurani Rakyat, Bebas Berdemokrasi, Bebas dari Suap dan Money Politics, Bebas Menyuarakan Kebenaran, Bebas Membongkar Kebohongan dan Ketidakadilan.

    Comment by Komunitas Masyarakat Blora — August 14, 2008 @ 722.pm

  8. Assalamu’alaikum wrwb

    tetap semangat de.Semoga atik dan temen2 dari Blora yg lagi diluar daerah terutama di jogja, kelak bs memperbaiki blora ke depannya menjadi lebih baik,lebih aman dan sejahtera ^_^

    Hamasah….!!!

    Wassalamu’alaikum wrwb

    Comment by Zainal — August 29, 2008 @ 714.am

  9. emang dari dulu semasa kecil saya masih di blora dibanding dengan daerah lain blora sangat sangat tertinggal,bayangkan daerah lain sarapan pagi udah pakai gorengan gorengan,aku didesaku(todanan)mau sarapan harus bakar singkong,he…he…,tapi nikmat lo.

    Comment by SUYOTO — January 21, 2009 @ 313.am

  10. blora sekarang semakin maju

    Comment by blora — March 15, 2009 @ 119.pm

  11. aku ingin berjuang demi desaku yang diblora….semoga terwujud apa yang nanti sya harapkan

    Comment by elliot — June 17, 2009 @ 1015.am

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>



Anti-spam measure: please retype the above text into the box provided.