Sudah banyak hari kita lalui di bulan suci ini, bulan Ramadhan. Bagaimana dengan targetan kita ?. Sudah tercapai, hampir, belum, atau…?. Semoga bisa tercapai ya kawan, kita harus optimis.
2 tahun yang lalu aku menginjakkan kaki di bumi jogja ini sebagai orang yang disebut sebagai mahasiswa. Terasa begitu cepatnya tahun demi tahun berlalu. Bagaimana dengan bulan Ramadhan yang terhitung hanya sebulan saja?. Kembali kubuka buku Ramadhanku tahun lalu. Kudapati banyak targetan yang belum bisa tercapai. Kubaca dan kurenungi kembali, dengan harapan targetan itu bisa kucapai saat ini dengan tidak melupakan targetan yang baru. Ya Allah…saksikanlah azzamku, dan mudahkanlah jalanku untuk menggapai targetan itu dengan satu harap cinta dan ridhoMu.
Kebanyakan orang bialang bulan Ramadhan adalah bulan puasa (puasa = pembersihan jiwa). Ya, itu benar. Tapi itu hanya slaah satu nama dari bulan Ramadhan. Ada beberapa nama bulan Ramadhan, antara lain :
- Syahrullahi
: bulan Allah, karena puasa dalam bulan ini Allah sandarakan kepada diri Allah sendiri, maka bulan puasa dikatakan bulan Allah.
- Syahrul Qur’an
: bulan yang di dalamnya diturunkan permulaan Al Qur’an.
- Syahrul Najah
: bulan kelepasan dari adzab neraka.
- Syahrul Jud
: bulan memeberikan keihsanan kepada sesama manusia dan melimpahkan bantuan kepada fakir miskin, atau bulan bermurah tanagn.
- Syahrul Muwaasah
: bulan memberi pertolongan kepada yang ebrhajat.
- Syahrul Tilawah
: bulan memebaca Al Qur’an, atau bulan melipatgandakan membaca Al Qur’an, atau bulan menekunkan diri untuk memahami Al Qur’an.
- Syahrul Sabri
: bulan melatih diri bersabar atas penderita yang dihadapi dalam melaksanakan tugas – tugas agama dan bersabar menderita dengan ridha hati.
- Syahrul Shiyam
Bulan puasa, bulan melaksanakan suatu ibadat yang Allah sandarkan kepada diri Allah sendiri.
- Syahrul Rahmah
: bulan Allah melimpahkan rahmatNya kepada hamba – hambaNya.
- Syahrul Maghfirah
: bulan Allah memberi ampun kepada yang beribadat di dalamnya.
Kawan, mari kita tingkatkan amaliyah kita di bulan nan suci ini !. Dan berusaha untuk menyegerakannya. Menurut ustad Mulyadi Al Fadhil (DT Bandung, saat ceramah di MQ FM), kenapa sih kita harus menyegerakan untuk beramal?, alasannya antara lain :
- Karena aset waktu yang kita miliki hanya SAAT INI.
- Karena amal yang kita lakukan tidak bisa dikerjakan oleh orang lain.
- Karena kemuliaan di sisi Allah adalah dilihat dari kesungguhan beramal dan berbuat baik karena Allah. (kesungguhan kita melakukan proses)
- Karena setiap waktu punya momentum tersendiri.
- Karena kesempatan hanya pada waktu tertentu saja.
FASTABIQUL KHAIRAT !
